Bedah Buku Manhaj Haroki Karya Besar Syaikh Munir Muhammad al-Ghadban

Bismillahirrohmaanirroohiim,,

Alhamdulillah, pagi hari ini, Selasa 08 Mei 2012 pukul 06.00wib berlokasi di Masjid Al Ihsan STKS Bandung telah dilangsungkan bedah buku karya besar seorang Syaikh Munir Muhammad al-Ghadban bersama Akh Muhammad Joe Sekigawa. Dihadiri oleh kader-kader militan KAMMI STKS Bandung yang jumlahnya memang kurang dari lima orang saja. Informasi mengenai bedah buku ini sebenarnya sudah disebarluaskan kepada beberapa mahasiswa STKS Bandung yang kami rasa potensial, namun kita ketahui bersama bahwa pukul 06.00wib rasanya cukup terlalu pagi bagi sebagian orang yang tidak biasa berjihad di jalan Allah, dan itu pantang dilakukan oleh kader KAMMI yang militansinya cukup tinggi. Allahu Akbar!!

Bedah buku ini adalah program kerja dari Departemen Kaderisasi KAMMI STKS Bandung untuk memantapkan pemahaman kader-kader AB I mengenai buku-buku yang dijadikan mantuba (manhaj tugas baca). Buku Manhaj Haroki ini tebalnya 650-an halaman dan terbagi ke dalam 5 periode pembahasan. Adapun lima periode tersebut antara lain:

  • Periode pertama: Sirriyatu ad-Da’wah dan Sirriyatu at-Tanzhim
  • Periode kedua: Jahriyatu ad-Da’wah dan Sirriyatu at-Tanzhim
  • Periode ketiga: Iqomatu ad-Daulah
  • Periode keempat: ad-Daulah wa Tatsbiti Da’a’imiha
  • Periode kelima: Intisyaru ad-Da’wah fi al-Ardhi

Syaikh al Ghadban menyajikan buku ini dengan sangat apik sekali. Setiap periode ada rincian karakteristik apa yang terjadi di sana. Hal ini sangat memudahkan pembaca dan tidak terasa membosankan layaknya membaca cerita panjang. Perlu diketahui oleh pembaca sekalian bahwa buku Manhaj Haroki ini juga merupakan sebuah Sirah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang telah diracik oleh Syaikh al Ghadban dengan titik fokus pada strategi pergerakan dan perjuangan politik semasa kenabian beliau hingga wafat di umur ke 63 tahun.

Pada kesempatan bedah buku ini, memang tidak semua periode langsung dibahas, namun baru pada periode pertama saja, yakni sirriyatu ad-da’wah dan sirriyatu at-tanzhim. Agar pembaca lebih jelas memahami isi dari periode pertama tersebut. Maka berikut ini dilampirkan file yang bisa dibaca dan dipahami oleh para pembaca sekalian yang budiman.

Namun sebelum itu akan mari kami cuplik-kan beberapa poin di awal:

PEMBUKAAN

  • Syaikh al Ghadban merupakan orang yang sejak kecil dekat dengan Sirah Nabawiyah dan bercita-cita menulis sirah juga di kemudian hari.
  • Beliau terinspirasi dari “Ma’alim fi Ath Thariq” buah karya asy-Syahid Sayyid Quthb rahimahullah.
  • Waqi’ah harakiah di buku Ma’alim, “apakah tahapannya?”, “apa sarana yang sesuai pada setiap tahapan?” harus belajar sirah secara mendalam.

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” (Q.S. Al Ahzab:21)

  • Oleh karenanya kita sangat perlu manhaj haroki yang dapat menentukan rambu-rambu jalan perjuangan untuk kembali menegakkan agama Allah dalam naungan Khilafah/negara Islam

MANHAJ HAROKI

  • Manhaj haroki adalah langkah-langkah terprogram (manhajiah) yang ditempuh oleh Rasulullah SAW dalam gerakan da’wahnya, semenjak masa kenabian beliau hingga wafat.
  • Manhaj haroki dalam Sirah Nabi SAW adalah Taujih Rabbani (arahan Illahi) yang jika kita mengikutinya akan sampai kepada Mardhotillah (ridhonya Allah)
  • Dibagi lima periode dengan karakteristiknya masing-masing

Periode pertama             : Sirriyatu ad-Da’wah dan Sirriyatu at-Tanzhim

Periode kedua                  : Jahriyatu ad-Da’wah dan Sirriyatu at-Tanzhim

Periode ketiga                  : Iqomatu ad-Daulah

Periode keempat            : ad-Daulah wa Tatsbiti Da’a’imiha

Periode kelima                                : Intisyaru ad-Da’wah fi al-Ardhi

PERTAMA: Sirriyatu ad-Da’wah dan Sirriyatu at-Tanzhim

Karakteristik 1                 : Da’wah secara rahasia

  • Rentang dakwah sirriyah ini adalah selama tiga tahun
  • Yang terpenting dalam tahap ini adalah hasil operasional da’wah dan kemampuan untuk menghadapi masyarakat yang ada melalui pendukung, tokoh dan lembaganya
  • Da’wah secara rahasia berakhir setelah adanya jaminan pelindungan dari Allah kepada Rasul-Nya dari gangguan orang-orang yang memperoloknya.

Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya Kami memelihara kamu daripada (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu)” (Q.S. Al Hijr:94-95)

To be continued. . .

File selengkapnya dalam bentuk .pdf dapat didownload di sini Resume Bab I Manhaj Haroki oleh Syaikh Munir Muhammad al Ghadban pada 08 Mei 2012

Salam hangat dan semangat selalu dalam pusaran dakwah

Sajian kabar berita dari Departemen Humas dan Media

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) STKS Bandung

About these ads
Categories: Kegiatan KAMMI, Risalah Pergerakan | Tags: , , , | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Bedah Buku Manhaj Haroki Karya Besar Syaikh Munir Muhammad al-Ghadban

  1. Halim

    Bismillah, saya butuh buku tersebut, kira2 saya harus beli dmana?

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

%d bloggers like this: