Catatan DM I KAMMI ITB-STKS Bandung pada 10-12 Februari 2012 di Ponpes Al Furqon Cimenyan Bandung

Bismillahirrohmaanirrohiim,,

Dengan goresan semangat yang masih belum tergantikan dan takkan pernah tergantikan. Bismillah, sebuah perjuangan dan rangkai ikhtiar perbaikan, dari para muslim-muslim pembelajar.

16:00 Check in peserta dimulai, ikhwan yang dipandu oleh Akh Akhir dan akhwat yang disambut oleh Mbak Winda Iriani. Gerbang akan dibuka dan penyambutan pun juga sudah dibutuhkan. Selamat datang para perindu kebenaran…

Ritme pelaksanaan DM-1 KAMMI ITB-STKS

Ba’da Maghrib, dari kawasan Gelap Nyawang, kami berangkat, Bismillahi tawakaltu…. Angkot yang akhwat terasa damai dengan lantunan Al-Ma’tsurat yang dibaca 12 akhwat selama meniti jalan ke tempat pelaksanaan DM, 8 peserta akhwat dan 4 panitia, dan nampaknya pak Sopir juga berlantun kedamaian dalam hatinya. Menyenangkan. Di angkot ikhwan, nampak dengan suasana yang tak kalah khidmatnya juga mengisi perjalanan. Konvoi dengan sepeda motor nampak memeriahkan rombongan layaknya arak-arakan pesta, ditambah satu angkot untuk menuju lokasi. 13 peserta ikhwan dan 6 panitia ikhwan. Rabb, lindungi dan barakahilah perjalanan kami.

20:15 Tepat pertama kali, rombongan peserta DM-1  KAMMI ITB-STKS menginjakkan kaki di Pesantren Al Furqon, Cimenyan. Sebuah Pesantren sebagai counter perbaikan, pesantren yang mencoba menjadi lilin di tengah kegelapan karena tanpa adanya pengenalan dan pemahaman akan Islam. Niat baik Insya Allah akan tetap terarahkan dan pasti akan ada jalan ke penjagaan dan pelaksanaannya.

Pembagian tempat, mana base camp panitia ikhwan, base camp panitia, mana ruang materi, tempat istirahat peserta ikhwan dan tempat istirahat peserta akhwat. Ya, sekecil apapun ayo diikhtiarkan untuk sistematis dalam penjagaan hijab. Satuan yang terpisahkan, ikhwan dan akhwat. Panitia dan peserta menjalankan ibadah shalat Isya’

Dan pukul 21:00 acara DM-1 resmi di buka, bismillah, dengan ucapan itulah ketua KAMMI Daerah Bandung membuka dan meresmikan agenda ini, Kang Irfan Ahmad Fauzi. Satu pesan yang masih lekat sebagai amanat beliau “totalitaslah ketika sudah di sini”. Ok, kami terima motivasi yang luar biasa ini.

Urgensi Syahadat, menjadi materi pertama.

Cukup disini sepertinya, waktu sudah larut, dan bukankah juga sudah menjadi sunnah yang dicontohkan oleh Rasullullah SAW bahwasanya tidurlah lebih awal dan bangun pula lebih awal untuk bisa menikmati indahnya sepertiga malam terakhir-Nya? Sebelumnya telah disampaikan apa saja tata tertib dan budaya yang harus dilaksanakan selama DM-1 dan sesudah DM-1… Tilawah satu juz perhari, tidak meninggalkan qiyamul lail dan shalat dhuha setiap harinya, Al Ma’tsurat dibaca pagi dan petang, hafalan surat Ash- Shaff, jaga hijab, dan beberapa budaya KAMMI yang lainnya…

Time for take a rest

Pukul 02:00, peserta dibangunkan panitia dan qiyamul lail serta munajat doa atas segala pengharapan menjadi bunga dalam moleknya pribadi-pribadi yang indah itu. Dari empat ruangan (ruang peserta ikhwan dan akhwat, ruang panitia ikhwan dan akhwat) tersenandung lirih dan syahdu lantunan ayat-ayat suci Al Qur’an. Subhanallah ya Rabb, tetapkanlah KAMMI pada jalan ini… Menentramkan dan menenangkan. Indah. Berlanjut sampai waktu shalat subuh datang, kultur berjamaah tetap harus dilaksanakan, dibudayakan dan tetap dilestarikan, termasuk di dalamnya untuk jamaah dalam shalat.

Ba’da shalat subuh yang didahului rawatib, peserta maupun panitia melanjutkan tilawah dan Al-Ma’tsurat pagi kembali digemakan untuk dzikir-dzikrullah-mengingat Allah.

Pukul Lima subuh sudah ditunjukkan oleh jarum jam di dinding. Peserta Riyadhoh dengan didampingi panitia, dengan ikhwan yang tetap harus terpisah dengan akhwat. Sampai pukul 06.00, prepare untuk bebersih diri, dan pukul 07.00 materi hari kedua akan dimulai. Allah yang telah menurunkan segala kenikmatan yang teramu dalam sajian indah di kesempatan ini. Enam materi akan tersampaikan dalam seharian ini, pemateri-pemateri yang tanggguh dan luar biasa telah panitia siapkan untuk pembentukan tsaqafah Islam yang luar biasa bagi para peserta, calon Muslim Negarawan.

Problematika Ummat Kontemporer sebagai materi kedua oleh Kang Ramadani, dilanjutkan materi ke-KAMMI-an oleh Akh Akhir, materi Syumuliyatul Islam oleh Akh Mulki, berlanjut ke materi keenam Islam, Pemuda dan Perubahan Sosial oleh akh Hasbi Ash Shidiq Nst, Akh Irsan Galih menutup sore dengan membawakan materi Enterpreneur KAMMI, dan penutup materi ada Kang Syamsul Ma’arif yang membekali jiwa-jiwa dalam semangat menggebu dengan sepuhan materi-materi sebelumnya itu dengan Urgensi tarbiyah, pentingnya sebuah tarbiyah.

Diskusi hangat tetap menjadi warnah dalam pelaksanaan materi-materi tersebut. Tepat pukul 22:00 peserta diberikan waktu untuk istirahat, dan keesokan harinya, Ahad, 12 Februari 2012 panitia mengajak peserta untuk Out Bond ke alam.

Tepat dipukul, 02:00 peserta dibangunkan untuk Qiyamul Lail dan rangkaian ibadah yang lainnya, pukul 03:00, peserta dan panitian mengajak jiwa dan hati untuk bermuhasabah. Mencari letak ketulusan dan mencoba merenungi dan atas segala khilaf dan ketidak sengajaan serta kealpaan-kealpaan yang lainnya.  Tiga puluh menit itu berlangsung.

Peserta dikelompokkan dalam 5 kelompok, 3 ikhwan dan 2 akhwat. Perjalanan out bond dimulai, dengan fasilitas sebanyak tiga pos selama perjalanan. Pos pertama dengan pos mutabaah yaumiyah (check amalan ibadah hariannya disertai dengan setor hafalan Ash Shaff), pos kedua dengan pos Ukhuwahnya, pos ketiga denga pos jihad, dan terakhir di medan internalisasi yang sungguh mengesankan. Satu momen yang digunakan sebagai sarana untuk penanaman kepemilikan dan penggugahan semangat jihad, rasa kepahaman tentang KAMMI dan siapa mereka. Dan berjuta haru biru mengiasi ukhuwah yang telah tersemi dengan pucuk-pucuk yang baru…

Ikrar  Jihad menggema di sini

JIKA ADA, SERIBU ORANG YANG BERJIHAD DI JALAN ALLAH!

MAKA SALAH SATUYA ADALAH AKU!

JIKA ADA, SERATUS ORANG YANG BERJIHAD DI JALAN ALLAH!

MAKA SALAH SATUNYA ADALAH AKU!

JIKA ADA, SEPULUH ORANG YANG BERJIHAD DI JALAN ALLAH!

MAKA SALAH SATUNYA ADALAH AKU!

JIKA HANYA ADA SATU ORANG YANG BERJIHAD DI JALAN ALLAH!

MAKA ITU ADALAH AKU!

JIKA TIDAK ADA LAGI MANUSIA YANG BERJIHAD DI JALAN ALLAH!

MAKA SAKSIKANLAH!

BAHWA AKU TELAH MATI SYAHID!!!

Pukul 08:30 peserta dan panitia berjalan beriringan menuruni bukit untuk kembali ke pesantren, sebagai bukti memang tiada barrier antara kader KAMMI, baik yang lebih dulu maupun yang baru bergabung. Kita semua adalah satu. Pukul 09.00 rombongan sudah sampai, bersih-bersih, packing dan pukul 11:00 penutupan dan pengumuman kelulusan.

Dari akhwat, 8 peserta dinyatakan lulus, dan dari ikhwan, ada 2 peserta yang tidak lulus dan 2 orang dinyatakan lulus bersyarat serta sisanya lulus.

Ini adalah langkah awal KAMMI mengukir sejarah bersama dengan kader yang baru ya Rabb, ridhoilah perjuangan dakwah KAMMI.

Ikhwah, ada jargon yang akan tetap terkenang dan akan senantiasa menginspirasi KAMMI…

Jika aku maju ikutilah aku, jika aku terhenti doronglah aku, dan jika aku terjatuh bangunkanlah aku…

Cimenyan, 10-12 Februari 2012

Ern Hidayatul Ulya

G A L L E R I E S

=

=

Categories: Kegiatan KAMMI | Tags: , , | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Catatan DM I KAMMI ITB-STKS Bandung pada 10-12 Februari 2012 di Ponpes Al Furqon Cimenyan Bandung

  1. mantaaapp mentooonggg

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: