Ukhuwah itu Senikmat Berbagi

Sebuah Lilin yang berkelip menyala pasti padam juga. Ketika telah habis sumbu dan teruap minyaknya. Tetapi lihat saja, dia tak pernah kehilangan apapun ketika berbagi apinya, menyalakan lilin-lilin lain

(Salim A Fillah)

Teringat oleh kata-kata seorang sahabat yang sekarang berada nan jauh disana. Dia pernah bertanya padaku “Ukh,, apa sih arti persahabatan menurut anti?”

Pertanyaan yang simple bukan?? tapi kala berada diposisi itu bingung menjawabnya, ya pada akhirnya ku jawab seadanya bahwa sahabat itu lebih daripada seorang teman.

Saat ini ingin melihat persahabatan dari sisi yang lain yaitu sisi Islam yang merupakan way of life bagi setiap Muslim. Islam mengatur tentang segala yang ada di bumi ini termasuk indahnya Islam mengatur tentang seluk beluk persahabatan dan urgensinya. Persahabatan atau di dalam Islam lebih familiar kita sebut sebagai ukhuwah memang merupakan salah satu hal yang utama sebagai modal kita dalam melaksanakan kewajiban kita sebagai manusia yang hidup dimuka bumi ini. Ukhuwah islamiyah yaitu persaudaraan orang-orang muslim. Ukhuwah ini seyogyanya dalam bentuk ikatan yang tentunya atas Ridho dari Allah SWT.

Pada hakekatnya ukhuwahpun telah diatur oleh Sang Maha Pencipta. Betapa istimewa bukan? Mari kita buka Q.S Al Hujurat ayat 10 “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudara (Yang berselisih) dan bertawakallah pada Allah agar kamumendapat rahmat”. Sudah jelas bukan bahwa kita sebagai umat muslim itu sesungguhnya bersaudara.

Hasan Al-Banna pun pernah menyatakan bahwa “landasan amal jama’i adalah Iman yang teguh, amal yang terus menerus dan ukhuwah” betapa pentingnya ukhuwah dalam kehidupan kita di dunia ini. Ukhuwah menjadikan hidup lebih mempesona dan menjadikan sebuah perjuangan semakin membara.

Ketika berbicara mengenai ukhuwah kita tak bisa lepas dari sebuah proses karena ukhuwah akan muncul ketika ada suatu proses yang mengiringinya. Dari proses Ta’aruf(Mengenal), Tafahum(Memahami), Ta’adzun(Mengunjungi), Tausyah (Menasehati), dan sampai pada Takhaful(Membantu meringankan beban). Dari proses-proses tersebut mempuyai hubungan yang saling berkelanjutan.

Sebuah kisah yang diambil dalam buku “Dalam Dekapan Ukhuwah” karya Salim A. Fillah : “Suatu hari,” demikian dikisahkan Rasullullah dalam riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah, “seorang melakukan perjalanan untuk mengunjungi saudaranya yang tinggal di suatu negeri. Maka Allah mengutus seorang malaikat untuk mencegatnya di suatu tempat di tengah-tengah perjalanan. Ketika orang tersebut sampai, malaikat itu bertanya, Hendak kemanakah engkau, wahai hamba Allah?”

“Aku hendak mengunjungi saudaraku yang tinggal di negeri ini”jawab orang itu.
“Apakah kamu punya kepentingan duniawi yang diharapkan darinya?”
“Tidak,” Tukasnya, “Kecuali sebab aku mencintainya karena Allah”
“Sesungguhnya aku adalah utusan Allah.” Ujar sang malaikat, “yang dikirim kepadamu untuk menyampaikn bahwa Allah telah mencintaimu seperti engkau mencintai saudaramu itu.”

Subhanallah…kisah sederhana tetapi mengandung ibrah yang luar biasa dimana seseorang yang dengan ketulusannya mau mengunjungi saudaranya bukan karena urusan duniawi tetapi karena Allah. Dia mau memberikan waktu untuk mengunjungi saudaranya. Ketika kita sudah merasakan nikmatnya ukhuwah maka kita pasti sudah bisa merasakan nikmatnya berbagi karena Ukhuwah itu senikmat berbagi. Dengan berbagi kita akan merasakan timbal balik persaudaraan yang indah.

Waallahualam bi showab

Gerakan Kader KAMMI Menulis by Ta_tazkiyah_STKS_2009

29 April 2012@Bandung

Kepala Departemen Pengembangan Sosial Masyarakat (PSM) KAMMI STKS Bandung

Categories: Buku dan Hikmah | Leave a comment

Post navigation

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: