Mengawal Sidang Kasus Bansos Kota Bandung

Bismillahirrohmaanirrohiim,,

Sehari sebelumnya, telah diadakan pertemuan di KAMDA Kota Bandung terkait rencana pembentukan aliansi gerakan anti korupsi yang nantinya terdiri dari lintas organisasi mahasiswa se Bandung Raya, dan KAMMI sebagai pemrakarsanya. Namun, karena masih terkendala hal teknis, aliansi tersebut masih belum bisa diwujudkan. Kasus korupsi di Kota Bandung yang sejak awal terus dikawal oleh KAMMI adalah terkait Kasus Tindak Pidana Korupsi Bantuan Sosial (Bansos) sebesar 66,5 milyar yang sejauh ini pihak terkait ada tujuh orang, lima diantaranya adalah tersangka.

Kasus Bansos ini cukup penting untuk diperhatikan karena mengarah kepada orang nomor satu dan nomor tiga di kota Bandung, alias Walikota (DR) dan Sekretaris Daerah (ES) Bandung. Berdasarkan informasi dari media dan juga kader KAMMI yang telah mengikuti jalannya persidangan pada 02 Mei kemarin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memang telah menyebut-nyebut dalam dakwaannya tersebut ada campur tangan langsung dari Walikota dan Sekretaris Daerah terkait tindakan korupsi tersebut. Menarik!

Hari ini, kader KAMMI kembali beraksi dengan memantau jalannya persidangan yang digelar pada hari Rabu pagi, 09 Mei 2012. Karena kendala teknis, yakni mic yang tidak berfungsi, maka pembacaan tanggapan dari JPU terkait reses dari penasehat hukum terdakwa yang cukup panjang itu tidak bisa terdengar secara jelas. Kami yang berada di barisan kedua dari depan pun harus memasang telinga lebar-lebar agar apa yang disampaikan oleh JPU tersebut dapat terdengar secara jelas. Namun tetap saja, sangat sedikit sekali informasi yang bisa kami dapatkan. Untungnya salah satu kader KAMMI memang telah membawa alat perekam yang bisa diperdengarkan kembali saat kembali ke secretariat.

Lima tersangka itu dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah pemaparan tanggapan dari JPU atas reses dari empat orang tersangka. Dan sesi kedua adalah pemaparan reses untuk satu orang tersangka (R). Persidangan berlangsung dari pukul 10.30wib hingga 11.30wib. Sidang penentuan dari keempat tersangka akan dilaksanakan pada hari Rabu depan, 16 Mei 2012. Sedangkan sidang tanggapan reses dari R akan dilaksanakan pada hari Senin, 14 Mei 2012 di tempat yang sama.

Usai persidangan selesai digelar, maka para wartawan pun bergegas mendatangi JPU maupun penasehat hukum dari tersangka. Tujuannya tak lain adalah untuk menggali informasi lebih dalam terkait perkembangan kasus bansos ini. Tak ketinggalan kader KAMMI juga turut wawancara dengan menggunakan alat perekam yang nantinya bisa digunakan sebagai bukti data riil atas terjunnya KAMMI Kota Bandung dalam upaya terus mengawal kasus Bansos agar bisa berjalan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Salam hangat dan semangat selalu demi Indonesia yang Adil dan Sejahtera

Sajian Kabar Berita dari Departemen Humas dan Media pada 09 Mei 2012

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) STKS Bandung

G A L L E R I E S

=

Categories: Kegiatan KAMMI, Sosial dan Politik | Tags: , , , , , | Leave a comment

Post navigation

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: