Aksi Solidaritas Gabungan KAMMI, FSLDK dan BEM se Bandung Raya untuk Rohingya

Bismillahirrohmaanirrohiim,,,

Jum’at, 03 Agustus 2012 menjadi satu tonggak sejarah atas pernyataan sikap dari puluhan mahasiswa se Bandung Raya. Mereka terdiri dari aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Bandung, Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Bandung dan juga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Jumlah total semua massa aksi mencapai sekitar 80 mahasiswa. Luar biasa!!

Hal ini menandakan bahwa gerakan mahasiswa untuk menyuarakan hak-hak kebebasan terhadap muslim Rohingya atas penindasan dan pembantaian dari Junta Militer juga sebagian kaum Buddha di Arakan-Myanmar sana masih terasa gaungnya. Mahasiswa tak hanya nurut dengan dicekoki persoalan mata kuliah saja (yang berarti kepentingan pribadi), tapi mahasiswa saat ini, khususnya yang tergabung di dalam KAMMI, FSLDK dan juga BEM tak mau tinggal diam ketika melihat saudaranya tengah menderita. Tentu saja tanpa melepas status mahasiswa berprestasi-nya serta banyak alumni dari aktivis ini yang lulus lebih cepat dari rata-rata. Allahu Akbar!!!

Seperti biasa, aksi diawali dari titik keberangkatan Masjid PUSDAI kota Bandung dan berjalan dengan barisan yang kokoh dan rapi ke arah Gedung Sate, Pusat Pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Masih teringat jelas di kepala firman-Nya, “Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh” (Q.S. Ash Shaaf/61:4). Di sana kami juga melihat DPD HTI Jawa Barat yang juga tengah aksi damai untuk rakyat Rohingya dengan tujuan yang sama –Gedung Sate-.

Komandan Lapangan (DanLap) masih dipegang oleh Akh Mohd. Akhir Nasution selaku Ketua KAMMI Komisariat ITB. Masih dengan semangat yang sama bahkan lebih –dari aksi perdana KAMMI Daerah Bandung- pada hari Rabu lalu, suara-suara lantang kebenaran senantiasa dikumandangkan. Penyadaran kepada masyarakat Indonesia khususnya kota Bandung agar menyadari bahwa penderitaan muslim Rohingya di Arakan saat ini menjadi tanggung jawab kita bersama karena mereka adalah saudara kita dalam naungan tauhid kepada Allah azza wa jalla. Bukankah telah jelas dalam Al Qur’an disebutkan, “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat” (Q.S. Al Hujuraat/49:10).

Satu per satu dari perwakilan organisasi mahasiswa ini melakukan orasi menyampaikan pandangannya terhadap diskriminasi dan pembantaian yang terjadi kepada muslim Rohingya di Arakan. Tak hanya yang di Arakan saja, diskriminasi dan minimnya perlindungan juga dirasakan oleh Muslim Rohingya yang telah bersusah payah menaiki perahu tanpa mesin ke Bangladesh, Thailand, Malaysia juga Indonesia. Astaghfirullah . . .

Hal tersebut itulah yang membuat kami dengan lantang menyerukan bahwa Pemerintah Indonesia juga harus turut peduli, ASEAN, maupun Dewan Keamanan PBB juga mempunyai tanggung jawab yang sama, yakni membebaskan rakyat Rohingya dari segala bentuk penindasan, atas nama kemanusiaan dan kedamaian di seluruh dunia. Allahu Akbar!!

Berikut ini PERNYATAAN SIKAP dari Mahasiswa Peduli Rohingya se Bandung Raya yang dibacakan oleh Kang Irfan Ahmad Fauzi –Ketua KAMMI Daerah Bandung- selaku Koordinator Lapangan Aksi ini, didampingi oleh Koordinator FSLDK dan Ketua GAMAIS ITB.

Dengan semangat menjunjung tinggi persaudaraan dan kerukunan antar elemen masyarakat, maka kami Mahasiswa Peduli Rohingya:

  1. Mengecam segala tindak kejahatan HAM terhadap etnis minoritas Rohingya. “Allahu Akbar!!” Pekik Kang Irfan sembari diikuti oleh 80-an mahasiswa peserta aksi hingga menggelegarlah wilayah depan Gedung Sate.
  2. Menuntut sikap tegas dan peran aktif pemerintah RI kepada pemerintah Myanmar melalui ASEAN dan PBB.
  3. Mengajak segenap rakyat Indonesia dan dunia Internasional agar peduli terhadap nasib etnis Rohingya baik secara materi maupun moril. “Hidup Mahasiswa, Hidup Rakyat Indonesia”, seru Kang Irfan lagi. Dan senantiasa tetap ditirukan oleh 80 suara mahasiswa peduli Rohingya.
  4. Menyeru kepada seluruh masyarakat Indonesia agar meningkatkan kerukunan antar elemen masyarakat.

Demikian pernyataan sikap tersebut ditutup dengan pelepasan dua ekor merpati membawa pesan kedamaian untuk muslim Rohingya, sebagai simbol bahwa muslim Rohingya memang harus bebas dan mendapatkan hak-haknya di Arakan. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!!

Download catatan file bentuk .Pdf di sini Aksi Solidaritas Gabungan KAMMI_FSLDK_BEM Bandung pd 03 Agustus 2012

Salam hangat dalam kepedulian untuk Muslim Rohingya by Muhammad Joe Sekigawa, seorang Pembelajar Sepanjang Zaman who has a great dreams

Koordinator Umum BSO Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) STKS Bandung

An Undergraduate Social Work Student of Bandung College of Social Welfare (BCSW), Department of Social Rehabilitation 2008

Selesai ditulis pada Jumat sore, 03 Agustus 2012 at 14.37wib @Kamar Peradaban, Dago Pojok, Bandung-Jawa Barat

G A L L E R I E S

==

Categories: Kegiatan KAMMI | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Post navigation

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: