Presiden Dilarang Rangkap Jabatan

Presiden merupakan seorang pemegang kekuasaan pemerintahan menurut Undang-Undang Dasar {UU 1945  Pasal 4 Ayat (1)}. Dalam hal ini Presidenlah yang memegang kekuasaan tertinggi dalam pemerintahan di dalam suatu negara dan wajib mengabdikan diri kepada Rakyatnya selama masa jabatan.

Gambar

Selama menjabat sebagai Kepala Pemerintahan seorang Presiden harus fokus mengurusi rakyatnya tanpa diganggu oleh urusan-urusan eksternal yang lain seperti Partai dan sebagainya. Bisa dibayangkan ketika seorang Presiden juga menduduki sebuah atau beberapa jabatan penting di luar pemerintahan. Bisa jadi urusan Negara terbengkalai begitu saja tanpa perhatian khusus dari Presiden. Memang Presiden dibantu oleh beberapa menteri, tapi menteri saja belum cukup karena semua keputusan kenegaraan itu ada di tangan Presiden.

UU No. 23 Tahun 2003 Pasal 26 Ayat (1) dan (2) Berbunyi

  1. Penentuan calon Presiden dan/atau calon Wakil Presiden dilakukan secara demokratis dan terbuka sesuai dengan mekanisme internal partai politik bersangkutan.
  2. Partai politik dapat melakukan kesepakatan dengan partai politik lain untuk melakukan penggabungan dalam mengusulkan Pasangan Calon.

Dari kedua Pasal di atas dapat dismpulkan bahwa Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan oleh satu atau lebih partai politik yang berkoalisi. Nah, partai kan telah mencalonkan pasangan mereka untuk di pilih sebagai pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, jadi setelah pasangan calon mereka terpilih itu artinya partai tersebut telah menyerahkan pasangan calon mereka khususnya Presiden untuk mengabdikan diri kepada rakyat dan menjadi milik rakyat seutuhnya, bukan lagi milik partai.

Jadi berdasarkan Ijtihad terhadap Undang-Undang di atas bahwa tidak dibenarkan seorang Presiden atau Wakil Presiden merangkap jabatan karena akan mengganggu kredibiltas Presiden tersebut.

Ditulis oleh Muhammad Ikhlas Samad (Ketua BSO KAMMI STKS) Pada Hari Jumat tanggal 1 Maret 2013 pukul 11.03 PM WIB

Diajukan ke Republika Online untuk dimuat sebagai tulisan mahasiswa bertema “Presiden Dilarang Rangkap Jabatan”

Diterbitkan pertama kali di celotehpangkep.wordpress.com pada hari dan jam yang sama

Categories: Sosial dan Politik | Tags: , , , | Leave a comment

Post navigation

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: