SAVE ME

SAVE ME

Oleh Nella Kurnia A.*

Save MeTahukah anda pada tanggal 22 April diperingati sebagai hari apa? Mungkin pada tanggal tersebut tidak akan diperingati sebagai earth day atau hari bumi apabila bumi ini baik-baik saja keadaannya.

Hari Bumi atau Earth Day diperingati setiap tanggal 22 April secara internasional. Earth Day mulai dicanangkan  pada tahun 1970 oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson yaitu seorang pengajar lingkungan hidup. Earth Day dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi.

Ada apa dengan kondisi bumi saat ini?

Saat ini bumi berada pada kondisi terpanas sejak diciptakannya bumi. menurut penelitian yang dilakukan oleh  para ilmuwan di Hawaii, Mauna Loa Observatorium  menemukan tingkat kadar CO2 di dalam atmosfer mengalami peningkatan. Seperti yang kita ketahui CO2 merupakan penyebab terjadinya efek rumah kaca yang menyebabkan bumi menjadi panas.

CO2Menurut Arctic Climate Impact Assessment/ACIA (2004), konsentrasi CO2 meningkat tajam selama 250 tahun terakhir ini dan meningkatkan suhu rata-rata bumi. Sumber utama peningkatan emisi CO2 di atmosfer berasal dari pembakaran bahan bakar fosil dan konversi hutan. Sebanyak 80% sumber energi untuk aktifitas manusia berasal dari bahan bakar fosil.

Peningkatan suhu bumi yang memasuki titik terpanasnya ini jika tidak ditangani maka akan memusnahkan kehidupan yang ada di bumi, tentunya ini sangat berbahaya. Pemanasan Global berlanjut berdampak pada perubahan iklim. Banyak Negara mengalami musim kering yang lebih panjang dari biasanya. Angin dan badai juga bertiup semakin besar skalanya. Akibatnya, banjir, longsor, kekeringan, kebakaran lahan, angin kencang, badai, gagal panen dan merebaknya penyakit menyebabkan musibah yang merenggut harta dan jiwa. Kemudian muncul ledakan hama dan penyakit akibat perubahan iklim yang menyebabkan kerugian besar pada petani dan mengancam kerawanan pangan. Belum lagi bagi pulau-pulau kecil di berbagai belahan dunia yang terancam tenggelam akibat peningakan permukaan laut.

Hell or HeavenSiapakah pelaku kerusakan bumi ini?

Dampak buruk yang manusia rasakan saat ini berasal dari aktifitas kita sendiri, manusialah yang telah mengganggu keseimbangan alam. Penggunaan bahan bakar fosil seperti minyak bumi dan batubara secara besar-besaran berdampak pada melonjaknya emisi karbon yang tak terkendali. Pengrusakan hutan sebagai penyerap Karbondioksida semakin memperparah kondisi bumi kita. Ditambah pembangunan infrastruktur, pemukiman, kawasan perdagangan dan industri yang tak ramah lingkungan memperparah kondisi lingkungan bumi kita.

Di dalam al-Qur’an Allah berfirman :

Q.S. Ar Ruum Ayat 41-42

Ar Ruum 41-42Artinya: “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah : Adakanlah perjalanan di muka bumi dan perlihatkanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang dulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (QS Ar Rum : 41-42)

Ya, benar sekali, apa yang saat ini terjadi adalah akibat dari ulah manusia sendiri. Akankah kita menjadi manusia-manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap bumi sebagai tempat tinggal kita sendiri? Akankah kita membiarkan diri kita untuk terus melakukan kerusakan dan menjadi manusia-manusia perusak? Dan akankah kita membiarkan diri kita menjadi manusia-manusia rakus yang  tak mau berbagi pada generasi kita di masa yang akan datang untuk menikmati manfaat alam?

Inilah saatnya kita bergerak. Bergerak untuk menyelamatkan bumi yang sudah terabaikan oleh ambisi, ego dan kerakusan manusia yang tak pernah berpikir generasi masa depan. Ini saatnya bergerak meneyentuh kesadaran diri sendiri, keluarga dan lingkungan terdekat kita untuk tidak lagi mengabaikan bumi. Ini saatnya bergerak, karena Bumi takkan menunggu. Bila kita sendiri yang menunggu-nunggu waktu, maka bumi takkan lagi memberikan tempat yang nyaman bagi penghuninya.

*Bendahara Umum KAMMI STKS Bandung, Mahasiswi STKS Bandung angkatan 2012

Categories: Manusia dan Lingkungan | Tags: , , , , | Leave a comment

Post navigation

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: