Indahnya Bersyukur

Assalamu Alaikum WR.WB.

Image

Sadarkah kita bahwa hidup ini tak pernah lepas dari nikmat Allah SWT. Setiap detik, setiap saat, setiap waktu, di mana pun, kapan pun , dan dalam keadaan bagaimana pun nikmat Allah selalu kita rasakan.

Image

Sebagai contoh: Apa yang paling anda inginka di dunia ini? apakah harta? teman? jabatan? ilmu pengetahuan? atau apalah? mungkin kebanyakan dari kita menginginkan semua nikamt di atas. Namun coba renungkan satu nikmat ini, “BERNAPAS”. Semua nikmat di atas tidak ada gunanya ketika tidak mampu bernapas. Mungkin anda rela memberikan apa yang anda miliki hanya untuk bisa bernapas! Iya kan..??? semua kenikmatan dunia tidak bisa dinikmati tanpa NAPAS.

Image

Melalaui satu contoh di atas, marilah kita berfikir, merenung, dan introspeksi diri. Seberapa banyak kita bersyukur atas semua nikmat yang diberikan Allah secara GRATIS!! sekali lagi GRATIS….!! Nikmat Allah tidak terhitung jumlahnya, tetapi kesyukuran kita dapat dihitung setiap harinya. Berapa kali mengucapkan Alhamdulillah, Berapa kali salat wajib, berapa kali salat sunah, berapa kali sedekah, seberapa banyak yang disedekahkan. Itu semua dapat kita hitung dengan akal manusia. Tapi, apakah kita mampu menghitung nikmat Allah kepada kita? Berapa tarikan napas anda dalam sehari? berapa liter oksigen yang anda hirup setiap hari? berapa banyak sel-sel dalam tubuh anda beregenerasi dalam sehari? dan masih banyak nikmat Allah yang tak terhitung jumlahnya.

Image

Allah tidak mengharap apa-apa atas semua nikmat yang diberikan kepada kita. Karena Allah Maha Kaya. Allah tidak pernah kekurangan ketika memberikan nikmat kepada Makhluknya. Memang manusia dan jin diciptakan tidak lain hanylaah untuk menyembah Allah. Untuk apa kita menyembah Allah? padahal Allah akan tetap menjadi penguasa Alam Semesta ketika seumpama semua jin dan manusia membangkang kepada-Nya. Lalau siapa yang rugi? Yang rugi adalah jin dan manusia! yang rugi adalah kita.

Rugi karena dengan lalai dalam beribadah kepada Allah, rugi karena kufur terhadap nikmat Allah, kita sendiri yang mendapat batunya, dapat dosa, dapat siksa. Namun ketika kita selalu bersyukur, siapa yang untung? Allah tidak mendapat untung apa pun , karena Allah Maha Kaya. Yang untuk adalah kita sebagai hamba. Ketika jin dan manusia selalu bersyukur dan taat beribadah, maka nikmat Allah tidak ada batasnya, akan terus ditambahkan nikmat Allah kepada mereka yang selalu bersyukur, Insya Allah.

Image

Jangankan mereka yang selalu bersyukur, yang tidak bersyukur pun tetap diberikan  nikmat oleh Allah. Itulah pertanda bahwa Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Kaya. Namun apakah kita tidak malu? ketika Allah memberikan nikmat kepada kita lalu kita cuek-cuek saja, tidak ada tanda syukur sedikitpun. Maka tunggulah azab dari Allah yang sangat PEDIH. Naudzubillahi Min Dzalik.

Oleh karena itu marilah kita tunjukkan rasa syukur kita kepada Allah dengan beribadah dengan IKHLAS dan KHUSYUK mengharap Ridha Allah SWT.

Selesai ditulis oleh Muhammad Ikhlas Samad (Ketua KAMMI STKS Bandung) pada hari Kamis, tanggal 18 April 2013 pukul 11.34 WIB

Diterbitkan pertama kali di celotehpangkep.wordpress.com pada waktu yang sama

Categories: Artikel Hikmah | Tags: , , , , | Leave a comment

Post navigation

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: