Jalan Dakwah Semanis Madu*

Jalan Dakwah Semanis Madu by Muhammad Joe Sekigawa

Jalan Dakwah Semanis Madu*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung”. (Q.S Ali Imran: 104)

Pelaksanaan peribadahan kepada Allah memang mampu kita laksanakan sendiri, namun menyeru kepada kebaikan hendaklah kita laksanakan secara berkelompok/berjamaah..

Sebaik (baca: sesholeh) apapun diri kita, ketika bergerak sendiri, tidak dalam lingkaran jamaah, maka rentan terjerumus dalam kefuturan, hingga sulit untuk kembali pada derajat kemuliaan..

Sholat lima waktu memang telah tak pernah kita tinggalkan, tapi lebih sering dilaksanakan sendirian. Shaum sunnah dan Ramadhan juga selalu tertunaikan, apalagi melakukan kemaksiatan, itu sudah menjadi pantangan dalam kehidupan..

Namun, cukupkah sholeh secara pribadi, tapi tak menebarkan ilmu dan kebaikan kepada orang lain? Karena sebaik-baik orang yang berilmu adalah mengamalkan ilmunya dalam keseharian, juga menyampaikan/mengajarkannya kepada ummat..

Ada kisah…

View original post 459 more words

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: