Monthly Archives: September 2013

Suriah Berkubang Darah*

Suriah Berkubang Darah*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Begitu banyak negeri-negeri muslim yang dibumihanguskan..

Mulai dari Gaza di Palestina, Iraq, juga saat ini yang masih terus bergejolak melawan Syi’ah dan antek-antek zionis Yahudi-AS nya di Negeri Suriah (Syiria/Syam)..

Kegolakan yang terjadi di Bumi Syam adalah merupakan rangkaian dari Arab Spring di Timur Tengah pada beberapa tahun ke belakang. Mulai dari Mesir, Tunisia, Libya, Yordania, juga termasuk di Suriah..

Hanya saja, suasana di Suriah lebih “panas” daripada negeri tetangganya karena dipimpin oleh penguasa beraliran Syi’ah Nusairiyah, padahal penduduknya mayoritas muslim yang lurus, ahlus sunnah wal jama’ah (sunni)..

Pemerintahan Suriah dengan dipimpin presiden Syi’ah nya –Bassar al assad- telah mendzolimi rakyatnya. Begitu banyak nyawa terpisah dari tubuhnya, mulai dari anak-anak, perempuan, remaja, hingga orang tua yang menjadi korban keganasan tentaranya, puluhan ribu wafat sampai dengan hari ini. Tidakkah kita terenyuh mendengarnya? Kaum muslimin yang dibunuhi tersebut…

View original post 378 more words

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Media Online Belajar Pemikiran Manhaj Tarbiyah*

Media Online Belajar Pemikiran Manhaj Tarbiyah*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Anda sudah Liqo’ selama berbulan-bulan lamanya, namun rasanya sangat sedikit sekali pengetahuan yang didapatkan..

Katanya, Anda telah ter-tarbiyah selama bertahun-tahun, namun ketika masuk pada pembahasan yang sifatnya ikhtilaf dengan beberapa harakah lain, seperti macan ompong, tak sanggup berargumen dan lebih banyak berucap “kata Murobbi” saja..

Semoga, saya hanya bisa berharap bahwa pengalaman buruk itu tak pernah terjadi kepada Anda. Dan kalaupun memang kejadiannya itu demikian adanya, Anda patut berbahagia, karena tulisan ini akan memaparkan solusi yang mungkin saja bisa menjadi pengobat “kekurangtahuan” kita dalam beragama..

Kembali lagi saya ungkapkan bahwa halaqah tiap pekan itu adalah merupakan hal yang penting dan utama, namun itu bukanlah satu-satunya. Yakni, bukan satu-satunya menambah khasanah ilmu pengetahuan tentang manhaj dakwah kita..

Tarbiyah Dzatiyah, inilah yang sebenarnya harus kita pegang teguh. Yakni, meng-upgrade pemahaman dengan…

View original post 406 more words

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Berangan Kriteria Pendamping Hidup*

Berangan Kriteria Pendamping Hidup*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Sudah sewajarnya, kita menghendaki segala hal yang baik, urusan yang baik-baik dan tanpa ada masalah..

Apalagi sekarang ini kita tengah berbicara mengenai pendamping hidup, seorang isteri ataupun suami yang akan menemani hari-hari sampai tua nanti. Insya Allah..

Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam pun menyabdakan, “Wanita itu dinikahi atas 4 hal. Karena hartanya, karena kecantikannya, karena keturunannya, dan karena dien(agama)-nya. Maka ambillah wanita yang baik diennya. Pasti engkau akan beruntung”..

Lalu, seringkali kita menambahkan keinginan bahwa wanita calon mempelai idaman itu adalah yang bagus agamanya, berasal dari keturunan yang baik, cantik jelita, juga kaya harta. Kalau bisa didapatkan keempat-empatnya, kenapa tidak? Begitulah kurang lebih angan kriteria yang diharapkan..

Namun jangan lupa, kriteria super tinggi seperti itu tidak mudah menggapainya. Bisa jadi, hanya ada sedikit wanita yang mampu memenuhi empat kriteria tersebut. Kalau terlalu lama…

View original post 613 more words

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Ilusi Kontes Kecantikan*

Ilusi Kontes Kecantikan*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Semenjak tersiar kabar mengenai diadakannya Kontes Kecantikan Tingkat Dunia yang akan digelar di dua tempat, yakni Bali dan Jakarta (lebih tepatnya berada di wilayah Bogor), maka beberapa elemen telah bergejolak..

Ada yang bergejolak bahagia, karena merasa terhormat bahwa Bangsa Indonesia menjadi tuan rumah dari dilaksanakannya Kontes Kecantikan Se-Jagat Raya alias Miss World. Mereka-mereka ini adalah yang kebanyakan berkepentingan dengan kegiatan terkait..

Namun, tak sedikit pula yang merasa risih, dan bahkan merasa terhina juga terlukai atas kontes kecantikan yang dalam konsep pemahaman agama Islam jelas-jelas merendahkan martabat wanita, dan hanya menjadikan wanita sebagai objek kenikmatan syahwat semata..

Kalian tahu apa misi dari ajang kontes ratu kecantikan ini? Uang, uang, dan uang. Ya, karena wanita dengan segala efek pengaruhnya telah dijadikan komoditi perdagangan. Kecantikan lebih dinilai dari penampilan fisik dengan penggambaran rambut yang indah, kulit yang putih…

View original post 426 more words

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Blog at WordPress.com.