Gerakan Pemuda Islam di Perguruan Tinggi*

Gerakan Pemuda Islam di Perguruan Tinggi*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Tempat paling teduh dan paling nyaman untuk beristirahat di siang hari adalah masjid kampus..

Segala kepenatan selama menjalani kuliah dan begitu padatnya kegiatan organisasi terasa hilang begitu saja, menjadi dingin karena tersiram air wudhu, menjadi sejuk karena bacaan Al Qur’an yang merdu, menjadikan tenteram qalbu yang letih dan lesu..

Dan yang paling penting, di sana terdapat kader-kader dakwah muda, yang penuh semangat, penuh kehausan akan ilmu baru, tentu saja ilmu yang membuat diri menyadari arti penghambaan kepada Rabbul Izzati, hingga sampai pada kepasrahan akan kelemahan diri, bahwa tidak ada daya dan upaya, kecuali atas izin dan kekuatan-Nya..

Inilah iman, diyakini di dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan berbuah amal perbuatan..

Mencintai masjid, bukan berarti kemudian mengalienasi diri, memisahkan diri dari kelompok manusia kebanyakan, eksklusif dan saklek tanpa toleransi, lantas merasa paling baik…

View original post 686 more words

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: