Janggut Tipis Bukan Teroris*

Janggut Tipis Bukan Teroris*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Ciri fisik mulai dikumandangkan oleh para pembenci kebangkitan umat Islam..

Bagaimana bisa, sebuah ciri yang menandakan ketawadu’an, kemudian dianggap sebagai ciri seorang penjahat kemanusiaan. Inilah permainan para musuh-musuh Islam, menjadikan simbol Islam sebagai sesuatu yang menakutkan. Jilbab, gamis, kopyah/songkok, juga termasuk janggut tipis, dikatakan sebagai simbol para penganut Islam garis keras atau Islam Jihadi..

Bagaimana bisa seseorang menjadi malu memakai sarung kemana-mana, namun menjadi sangat pede ketika memakai celana super pendek di atas lutut?

Bagaimana bisa seseorang menjadi malu membawa dan membaca mushaf Al Qur’an di depan umum, sedangkan tidak malu mententeng majalah dan DVD 18+ kemana-mana..

Bagaimana bisa seseorang menjadi dikatakan sok alim ketika rajin sholat jama’ah ke masjid, sedangkan bar-bar dengan minuman keras yang berserakan menjadi hal yang lumrah dan patut dimaklumi..

Bagaimana bisa? Bagaimana bisa? Bagaimana bisa logika masyarakat menjadi terbalik-balik…

View original post 460 more words

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: