Aku (bukan) Teroris*

Aku (bukan) Teroris*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Saya menjadi gemas dan prihatin ketika mendengar berita santernya kasus terorisme yang kembali mencuat ke permukaan di awal tahun 2014. Kasus penangkapan yang menurut Densus 88 dan kepolisian sebagai terorisme di Ciputat berakhir dengan dramatis dengan ditembak mati-nya lima orang terduga teroris. Entah apa yang ada di benak para tim gegana tersebut, nyawa manusia semakin tidak dihargai dan ditembak mati tanpa sempat diadili..

Dan yang lebih membuat gregetan, terutama mengenai pelabelan kaum muslimin sebagai teroris. Kalau muslim yang tidak taat dan gemar bermaksiat, mungkin saya masih bisa terima, namun ketika yang diidentikkan sebagai teroris adalah mereka yang berjanggut tipis, jidat hitam, gemar sholat berjama’ah dan isterinya berjilbab lebar hingga bercadar, ini yang membuat miris dan hati sakit berkali-kali. Sebuah penyesatan opini yang akan mendorong semakin lemahnya keimanan seseorang dengan menjauhkannya dari ilmu dan…

View original post 745 more words

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: