Natal dan Tenggang Rasa*

Natal dan Tenggang Rasa*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Suasana ini sangatlah baru bagi diri saya. Memiliki sahabat non muslim bukanlah kali pertama dalam kehidupan saya, namun hidup berdampingan dengan jumlah non muslim sama-sama mayoritasnya adalah sebuah pengalaman perdana..

Lagi-lagi, kisah ini adalah catatan pribadi tentang apa yang dilihat, apa yang dirasa dan apa yang saya pikirkan..

Perkara perayaan hari besar agama lain, cukup menjadi perbincangan yang hangat dalam diskusi kecil kami. Antara Natal dan tenggang rasa. Sebagian sahabat muslim saya, menganggap bahwa ucapan natal adalah suatu hal yang biasa, basa-basi saja, atau bahkan karena tenggang rasa untuk menghormati penganut agama Kristen yang taat tersebut. Lagipula, saat kaum muslimin merayakan hari raya, mereka juga dengan begitu hangatnya memberikan ucapan selamat kepada kita. Begitulah kira-kira yang mengawali diskusi kita kali ini..

Saya sendiri, tidak menjadikan memberikan ucapan dan tenggang rasa sebagai sebuah musuh bebuyutan…

View original post 303 more words

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: