Pemuda yang Terlalu Banyak Alasan*

Pemuda yang Terlalu Banyak Alasan*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Bahagia mendengar sahabat, teman sejawat atau adik kelas yang telah menggenapkan separuh agamanya. Kebahagiaan tersebut murni keluar dari lubuk hati yang terdalam, kemudian ada rasa iri. Namun bukan sebuah iri yang berubah menjadi dengki hingga benci, namun iri kepada kebahagiaan yang mampu mereka tempuh dengan cara syar’i sesuai tuntunan agama Islam yang bersih dan suci. Sungguh indah, “Barangsiapa memberi karena Allah, menolak karena Allah, mencintai karena Allah, membenci karena Allah, dan MENIKAH karena Allah, maka sempurnalah imannya” (HR. Abu Dawud)..

Pembicaraan mengenai pernikahan masih dianggap sebagai hal yang tabu bagi sebagian besar mahasiswa. Karena kebanyakan mereka menganggap bahwa masa mahasiswa itu tak ada bedanya dengan masa sekolah, kewajiban utamanya adalah belajar menuntut ilmu dan berorganisasi, sedangkan pernikahan adalah suatu hal yang jauh tidak terjangkau karena belum memiliki penghasilan yang tetap..

Baik…

View original post 635 more words

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: