Ta’aruf bukan Pelegalan Aktivitas Pacaran*

Sumber Ilustrasi Gambar dari siniSumber Ilustrasi Gambar dari sini

Ta’aruf bukan Pelegalan Aktivitas Pacaran*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Bahagianya aktivis dakwah yang telah sampai pada titik ta’aruf, salah satu jalan paling aman untuk menjemput jodoh menuju pernikahan yang barakah. Tapi hati-hati, karena perjuangan belum berakhir di sini. Ta’aruf barulah sesi awal untuk sampai pada ikatan kuat yang Allah sebutkan di dalam al Qur’an sebagai miitsaqan gholidho (lihat Q.S. An Nisaa’: 21)..

Sebuah ta’aruf yang sukses, sejak ta’aruf awal yang ditemani oleh para murobbi/murobbiyah nya masing-masing, kemudian ta’aruf keluarga, akan berlanjut pada perbincangan teknis khitbah. Betapa bahagianya, rasa itu disambut dengan rasa yang sama, dan tinggal menunggu hari yang tepat untuk secara resmi melamar. Untuk lebih ahsan-nya, melamar dengan membawa perwakilan dari keluarga sang ikhwan..

Maka, di sinilah batu ujian berikutnya. Aktivitas terlalu intens antara ikhwan dan akhwat yang telah memiliki ikatan

View original post 351 more words

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: