Tidak Sadar Terjangkit SIPILIS*

Sumber Ilustrasi Gambar dari siniSumber Ilustrasi Gambar dari sini

Tidak Sadar Terjangkit SIPILIS*

*Disadur dari Novel KEMI, Cinta Kebebasan yang Tersesat Karya Dr. Adian Husaini

**Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

. . .

. . .

Kemi menanggapi pertanyaan Rahmat dengan nada serius.

“Memang Rahmat, kalau semua santri seperti saya, bisa merusak pesantren. Harus ada yang seperti kamu yang tahan banting. Meskipun susah, tetap bertahan di pesantren”.

“Ya… Itu yang bisa saya lakukan. Alhamdulillah, saya masih sempat belajar di pondok sambil mengamalkan ilmu. Kemi, saya sepertinya beda sama kamu. Maksud saya, kamu yang sekarang. Tetapi kamu memang “hebat”, berani terang-terangan mengaku liberal. Banyak orang yang takut lho, mengaku liberal. Ada juga yang nggak sadar kalau ia liberal, padahal pikiran-pikirannya jelas-jelas liberal. Saya lihat, kamu pede sekali menyatakan diri sebagai orang liberal”.

“Saya kan menjadi liberal karena kesadaran sendiri. Bukan karena paksaan. Saya sadar, sesadar-sadarnya. Meskipun liberal…

View original post 839 more words

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: