Islam di Luar Negeri

Mujahid Patani

Assalamu Alaikum Wr.Wb.

Gambar

Alhamdulillah, hari ini saya masih diberi rezeki oleh Allah untuk menulis lagi tentang kabar saudara dekat kita di Patani sana.

Gambar

Tepat pada tanggal 12 Februari 2013 tengah malam menjelang dinihari, sebanyak 19 saudara kita syahid di Patani sana. Alhamdulillah mereka tidak mati sia-sia, dibalik kematian mereka tersimpan sejuta impian akan kemerdekaan Patani dari belenggu kafir harbi di Thailand sana.

Gambar

Continue reading

Categories: Islam di Luar Negeri | Tags: , | Leave a comment

Saudara Dekat yang Terlupakan

Bismillahirrohmaanirrohiim

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakaatuh

Ikhwahfillah sekalian yang dimuliakan Allah, sekitar 89 tahun yang lalu kekhilafaan Islam runtuh tepatnya pada tahun 1924. Namun tahukah Anda bahwa sebelumnya Islam berjaya menguasai 2/3 Dunia di bawah pimpinan seorang Khalifah? Islam berjaya di dunia ribuan tahun. Dan kejayaan Islam membawa dampak besar bagi peradaban dunia. Mulai dari segi politik, sosial, budaya, kesenian, bahkan ilmu pengetahuan semuanya didominasi oleh ideologi Islam saat itu

Namun saat ini, kita lihat setelah hampir se-abad kekhilafaan runtuh, maka ketika itu juga umat Islam dijajah oleh kaum kafir dari segala aspek seperti yang penulis sebutkan di atas. Tidak tanggung-tanggung, kaum kafir seenaknya menjajah moralitas umat muslim dunia. Mereka dengan sangat rapih dan teratur memecah belah umat Islam menjadi beberapa negara seperti di Timur Tengah sana. Mulai dari isu demokrasi, senjata pemusnah massal, teroris, dan semua tingkah laku umat muslim dianggap perlawanan terhadap hak kebebebasan.

Saudara-saudara muslim kita di luar negeri sana bersusah payah menuntut hak-hak mereka sebagai umat muslim. Tapi apa yang terjadi? sebagai contoh. Mungkin Ikhwahfillah sekalian belum tahu betul bahwa bukan hanya muslim Palestina, Rohingya, Syiria, dan negara timur tengah lain yang mengalami konflik. Ada sekelompok saudara dekat kita di Selatan Thailand sana yang juga berjuang merebut kemerdekaan mereka atas tanah Pattani Darussalam.

Continue reading

Categories: Islam di Luar Negeri | Tags: , , , , , | Leave a comment

Kajian GAMAIS ITB: Save Rohingya dari Penindasan!

Bismillahirrohmaanirrohiim,,,

Siang ini, Kamis 02 Agustus 2012 Keluarga Mahasiswa Islam (GAMAIS) ITB mengadakan kajian terkait etnis Rohingya-Arakan di Myanmar yang mengalami penindasan hingga pembantaian yang amat sangat luar biasa. Memang sudah menjadi kapasitas sesuai nama besarnya –ITB-, narasumber yang dihadirkan pun tidak main-main, mereka diantaranya:

  1. Bang Arya Sandy Yudha, Staf Ahli Komisi I DPR RI
  2. Bhiksu Gunabhadra, Lembaga Bantuan Hukum Umat Budha
  3. Pak Nasrudin M Nasrullah Nasution, Direktur Pusat Informasi dan Advokasi Rohingya-Arakan (PIARA)

Di awal penuturannya, Bang Arya Sandy Yudha mengemukakan bahwa persepsi kebangsaan Bangsa Indonesia ini perlu diluruskan kembali pemahamannya, batas-batas tak hanya dari Sabang sampai Merauke saja, namun ketika berbicara masalah kepentingan manusia, wawasan kita harusnya Sebangsa Sekemanusiaan. Hal ini penting dikemukakan di awal karena akan berdampak penting terhadap ‘apatisme’ masyarakat yang semakin ‘individualis’.

Yang menarik, Bang Arya ini menuturkan bahwa beliau beberapa kali langsung berdiskusi dengan Aung San Suu Kyi sebagai maskot pejuang demokrasi di Myanmar. Tapi anehnya, bahkan Suu Kyi sendiri pun malah meragukan apakah etnis Rohingya merupakan bagian dari Myanmar atau tidak. Ketika berdiskusi lebih lanjut, kira-kira Bang Arya lebih menekankan pada upaya penyelesaian, “Kira-kira sampai kapan pembantaian ini akan terus berlangsung?” ucap Bang Arya. Dijawab oleh mereka, “Sampai etnis Rohingya diakui oleh Negara Myanmar –menjadi etnis ke-138 dari 137 etnis yang diakui di Myanmar saat ini-”. Menurut Bang Arya, nilah titik poinnya, menjadikan Rohingya diakui oleh Myanmar.

Continue reading

Categories: Islam di Luar Negeri, Kajian Strategis | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Kajian KAMDA Bandung: HAM dan Derita Etnis Rohingya

Bismillahirrohmaanirrohiim,,,

Hari ini, Selasa 31 Juli 2012 KAMMI Daerah (KAMDA) Bandung mengadakan kajian di Sekretariat KAMDA terkait isu terhangat atas pembantaian etnis Rohingya di  Myanmar. Adapun narasumber yang dihadirkan diantaranya yaitu:

  1. Kang Ade Winata (Sarjana Hukum, Alumni Pengurus KAMMI Daerah Bandung)
  2. Kang Jusman Dalle (Humas KAMMI Pusat)
  3. Kang Edi Mardiana (Ketua KAMMI Wilayah Jawa Barat)

Masing-masing dari narasumber di atas memberikan pemaparan dari sudut pandang yang berbeda. Kang Ade Winata menyampaikan bahwa kasus penindasan terhadap etnis Rohingya di Provinsi Arakan-Myanmar tersebut merupakan pelanggaran HAM berat. Pusat Informasi dan Advokasi Rohingya-Arakan (PIARA) yang dikelola oleh Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (PAHAM) INDONESIA, mencatat bahwa etnis Rohingya selama beberapa dekade ini, utamanya sejak tahun 1940-an kerap mengalami penindasan, pembunuhan, penyiksaan, perkosaan, pemiskinan, maupun diskriminasi baik oleh negara, pemerintah, maupun dari sesama  penduduk yang berbeda etnis dan agama dengan mereka. Etnis Rohingya banyak yang tidak diakui.

Continue reading

Categories: Islam di Luar Negeri, Kajian Strategis | Tags: , , , , , , | 2 Comments

Blog at WordPress.com.