Monumen 15 Tahun KAMMI

“Mencari Pemimpin Bandung Baru Masa Depan”

Dayeuh Kolot – Bandung, Aula Politeknik Telkom. Gemerlap hadir untuk disaksikan dan momentum hadir memang untuk direfleksikan. Pun demikian dengan risalah perjalanan serta perjuangan Kesatuan Aksi yang mengatasnamakan Mahasiswa Muslim di Indonesia. Populer dikenal dengan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Penggerak reformasi di 1998 kini tengah mencapai usia remajanya di 2013. Lima Belas Tahun terperingati sebagai momentum milad KAMMI. Ibarat tonggak sejarah atau monumen yang ada untuk dijadikan sebagai pengingat bahwa pernah ada suatu peristiwa, edisi kali ini satu inisiatif hadir untuk menjadikan 29 Maret 2013 sebagai langkah refleksi keberjalanan KAMMI sebagai punggawa perjuangan dan pergerakan mahasiswa, Bandung sebagai spesifikasi lokasi kemantapan. Tercetus sebelum reformasi 1998, terkokohkan dengan aksi Mei 1998 dan terakar dalam wujud aksi dan dharma kiprah perjuangan untuk Indonesia dan kebangkitan ummat.

Terhadiri oleh sekitar 100-an kader KAMMI Bandung, pembukaan rangkaian Milad 15 Tahun KAMMI terlaksana dengan semarak, sarat pemberian gagasan tegas serta refleksi. Dalam rangka menyambut dan sebagai bagian dari pengawalan kinerja untuk mencetak pemimpin masa depan Indonesia yang Islami PD KAMMI Bandung menyelenggarakan kegiatan Milad dengan tema “Mencari Pemimpin Bandung Baru Masa Depan” menghadirkan Taura Taufikurrahman, Tokoh Kota Bandung selaku pembicara dan bersanding dengan Ketua PD KAMMI Bandung, Sahrul Mulia Siregar.

Diskusi Publik 15 Tahun KAMMI di Bandung 29 Mar 2013Bahwasanya tak akan mungkin sebuah perubahan yang luar biasa itu diusung oleh seorang, makanya dibutuhkanlah jama’ah. Selaras dengan yang diungkapkan Ketua Pelaksana “Tak bisa jika hanya darah satu orang untuk mengusung perubahan, namun kita butuh banyak orang. Perubahan besar yang dihasilkan dan diciptakan tidak akan pernah bisa diraih hanya dengan darah, air mata atau gagasan satu orang, namun dibutuhkannya kesatuan. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia”, papar Davian Arianda selaku ketua pelaksana.

Tuntutan pasti yang harus diemban dan tertunaikan oleh para kader KAMMI adalah menyeimbangkan atara kapasitas dan tanggung jawab untuk kerangka tumbuh dan berkembang sebagai kader. “Ketika seseorang atau sesuatu bertumbuh dan bertambah umur hendaknya bertambah pula tanggung jawab dan kapasitasnya. Tanggung jawab untuk mewujudkan pemimpin Indonesia Masa Depan yang Islami dan 3 kapasitas; iman yang mendalam, ukhuwah dan komitmen dalam kinerja”, sambutan dan pembukaan oleh Mohd. Akhir Nasution selaku Sekertaris Umum PD KAMMI Bandung.

Pertentangan itu selalu ada, suatu kodrat yang akan selalu ada. Dan di sinilah sebuah arus harus dibawa, mahasiswa harus mengambil posisi terdepan, “Mahasiswa itu selalu harus ada di garda terdepan, karena belum banyak tanggungan dan banyak pertimbangan”, ungkap Taura Taufikurrahman. Lanjutan wacana dari Taura Taufikurrahman sekarang beda dengan yang dulu, tidak semua orang paham dan mau menggunakan pandangan Islam, tidak akan ada yang memberikan kemenangan kepada Islam secara cuma-cuma namun dibutuhkannya perjuangan, untuk masa sekarang dengan masuk dalam parlemen.

Dalam kesempatan untuk pembicara kedua, Sahrul Mulia Siregar memberikan analisis pokok yang muncul dari visi KAMMI “Dua fungsi dari visi KAMMI setidaknya yang pertama, fokus menyiapkan pemimpin masa depan, kedua, berkontribusi langsung untuk menciptakan masyarakat yang Madani”. Satu pesan juga tersampaikan sebagai pengingat bahwasanya “Beban moral ada di pundak yang mana para pendahulu kita (dan termasuk kita selaku kader penerus) telah berjanji dalam hangat reformasi penurunan Presiden Soeharto pada masyarakat untuk membantu mereka mendapatkan kesejahteraannya.”

Tarik benang merah dari acungan kritis tangan para kader yang hadir dan jawaban pasti menjadikan ruangan semakin semarak dan memunculkan kesimpulan. Pemimpin Masa Depan yang layak memimpin Bandung adalah:

  1. Amanah
  2. Paham Bandung
  3. Berkapasitas mengurus Bandung atas segala problematika yang ada.
  4.  Track Record (riwayat masa lalu) yang baik; tidak telah ataupun tengah tersandung kasus amoral (korupsi dan sebagainya).
  5.  Tegas memimpin dan membawa Bandung pada kesejahteraan.

Agenda Diskusi Publik di sesi pertama diakhiri dengan penyerahan cinderamata untuk pemateri dan Salam Muslim Negarawan! Akan terlanjutkan di Diskusi Publik Sesi kedua dengan tema “Refleksi 15 Tahun KAMMI, peran KAMMI dalam mewujudkan masyarakat Islami”.

|Ern – Salam HUMANS| HUMAS KAMMI Daerah Bandung asal STKS Bandung

Categories: Kegiatan KAMMI | Tags: , , , , , | Leave a comment

Post navigation

Ikhwah Berkomentar!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: